Teknik Editing - Match Cut

0

Dalam editing ada banyak metode dan teknik yang digunakan dalam proses pembuatan film sehingga nantinya terbentuk film secara utuh. Salah satu metode yang digunakan yaitu cutting. Cutting tersendiri merupakan sebuah pemotongan gambar secara langsung tanpa adanya manipulasi gambar didalamnya. Gambar yang telah dipotong nantinya akan digabungkan dengan potongan gambar yang lain dan akan membentuk cerita yang bermakna.

Dalam metode cutting ini atau yang sering disebut pemotongan gambar terdapat banyak jenis pemotongan yaitu, jump cut, cross cut, match cut, cutaways, L cut dan lainnya. Dalam jenis pemotongan ini, para editor tidak boleh asal memilih jenis cut dalam proses editing film. Seorang Editor harus pandai menempatkan dan menentukan jenis cut apa yang harus digunakan dan tentunya cocok dalam cerita yang akan dibangun dalam film tersebut.

Film yang baik pasti memiliki jenis pemotongan gambar yang baik pula. Disini saya akan menjelaskan salah satu dari beberapa macam jenis teknik pemotongan yang ada yaitu match cut. Match cut tersendiri adalah teknik pemotongan gambar yang dilihat dari pergerakan atau ruang dari dua lingkungan yang berlawanan menjadi harmonis. Maksudnya teknik ini nantinya akan menggabungkan video yang satu dengan lainnya agar tampak menyatu.

Dalam teknik match cut ini ada beberapa macam match cut yang biasanya digunakan dibeberapa film yaitu diantaranya :

∙ Grafis Match Cut

Teknik ini merupakan cara penggabungan satu video dengan video lainnya yang akan diharmoniskan atau disamakan sehingga nantinya seolah menyatu.

∙ Audio Match Cut

Teknik ini merupakan pemotongan yang dilakukan dengan cara menyelaraskan pemotongan dengan menggunakan sound effect. Nantinya sound effect video yang satu dengan sound effect video lainnya harus seolah terdengar nyambung dan dalam teknik ini kita tidak harus memikirkan tampilan pada grafis atau video yang sedang diputar.

∙ Movement Match Cut

Teknik ini merupakan pemotongan yang dilihat dari bagaimana pergerakan si objek dalam video itu agar nantinya tampak seirama. Dalam teknik ini pemotongan video yang satu dengan yang lainnya harus tampak seirama agar nantinya terlihat seperti menyatu.

Setelah mengetahui beberapa macam teknik match Cut diatas, disini saya akan memberikan contoh potongan video beberapa film yang sesuai dengan beberapa macam teknik match cut diatas.

∙ Grafis Match Cut



Dalam potongan 2 gambar ini terlihat adanya kesamaan posisi objek atau si karakter akan tetapi disana terlihat suasana yang berbeda. Pada potongan gambar pertama terlihat si objek disana sedang bermain rugbi dan terlihat si objek menutup muka dengan tangan yang berlumurkan tanah serta pada gambar pertama terlihat juga pemain lain yang tergeletak di tanah. Sedangkan pada potongan gambar kedua terlihat tokoh yang sama dengan posisi yang sama yaitu dengan kedua tangan menutupi muka akan tetapi pada potongan kedua ini memperlihatkan tokoh sedang keadaan berperang yang ditandai oleh pakaian si tokoh dan juga ada beberapa pasukan perang yang gugur disana.

∙ Audio Match Cut



Dalam 2 potongan gambar diatas terlihat adanya 2 shot yang berbeda suasana maupun posisi tokoh. Akan tetapi jika dilihat dalam audio ini terlihat adanya keselarasan audio meskipun tampilan visual atau grafisnya berbeda. Pada potongan pertama audio yang digunakan merupakan backsound yang diciptakan dari editing dan sedangkan potongan dari video kedua tetap dengan audio yang sama akan tetapi audionya keluar dari alunan piringan hitam.

∙ Movement Match Cut



Dalam potongan video ini merupakan rangkaian 2 shot yang berbeda tempat namun masih berkesinambungan. Dalam gambar pertama terlihat si polisi yang bergerak keluar pintu karena adanya laporan terjadi perampokan di mini market. Sedangkan di gambar nomor 3 itu terlihat si polisi datang dan memergoki si pencuri mini market. Dalam pemotongan ini menggunakan kamera movement kearah kanan sehingga nantinya pada shot pertama berakhir dengan gambar hitam yang terlihat pada gambar kedua. Pada shot yang kedua pun juga sama akan tetapi yang berbeda gambar hitam itu terlihat pada awal bagian shot setelah itu kamera bergerak kearah kanan sehingga memunculkan tempat dan posisi yang berbeda.

Oleh Feri Agung Cahyono

DAFTAR PUSTAKA

Devita Nelasari, Rizka Febry I, 2015. “MENGIDENTIFIKASI CUTTING DAN TRANSITION PADA FILM”. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://sipadu.isi ska.ac.id/mhsw/laporan/laporan_4262150921124104.pdf&ved=2ahUKEwja7M2q9pfzAhXW dn0KHY
hDLwQFnoECCcQAQ&usg=AOvVaw1yemYKMgJ0a9bpE9VEtLDP&cshid=16324973222 16. Diakses pada tanggal 24 September 2021.
Industri Animasi, 2019. “Tentang transisi match cut”. https://3dindonesia.blogspot.com/2019/11/tentang-transisi-match-cut.html?m=1. Diakses pada tanggal 24 September 2021.
Studio Antelope, 2021. “Jenis-Jenis Cut Dalam Editing Film”. https://www.google.com/amp/s/studioantelope.com/jenis-jenis-cut-dalam-editing-film/. Diakses pada tanggal 24 September 2021.
StudioBinder, 11 Februari 2019. “Creative Match Cut Examples & Editing Technicques for Your Next Shoot, YouTube. https://youtu.be/ptXlYulVAsM. Diakses pada tanggal 24 September 2021.
Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !