Cut In

0

Dalam proses pasca produksi penyuntingan film dan penyuntingan video, dikenal yang namanya transisi, teknik untuk menggabungkan satu shot dengan shot lain. Satu shot dalam film memiliki makna tertentu. Begitu pula dengan shot lainnya. Apabila kedua shot itu disusun melalui editing, maka akan melahirkan sebuah makna baru.

Untuk menggabungkan antara satu shot dengan shot lain, ada banyak jenis teknik transisi yang dapat diaplikasikan, dimana setiap teknik transisi dapat memberikan kesan yang berbeda-beda pada para penonton. Contoh teknik transisi yang sering digunakan pada proses pasca produksi penyuntingan film dan penyuntingan video antara lain adalah Dissolve, Wipe, Fade, Split, Cut dan lain sebagainya.

Transisi cut sendiri adalah transisi film yang paling mendasar dan sederhana, tetapi dapat menunjukkan kesinambungan dari satu shot ke shot. Dibilang mendasar karena pada kebanyakan film dan video pasti menggunkan teknik ini, dan dibilang sederhana karena pada teknik ini kita cukup memotong clip atau footage pada bagian yang kita inginkan tanpa perlu menggunakan efek komputer.

Cut dalam Bahasa Indonesia disebut memotong atau potongan dari secuil gambar yang nantinya akan digabungkan dengan potongan gambar lain dan apabila digabungkan akan merajut sebuah cerita yang bermakna. Ini merupakan prinsip dasar editing dan digunakan hampir di semua film modern.

Terdapat banyak jenis dari transisi cut, dimana setiap jenis transisi cut dapat memberikan kesan dramatik dan emosional yang berbeda-beda pada para penonton. Salah satu dari sekian banyak jenis transisi cut adalah Cut-In.

Cut-In merupakan salah satu jenis teknik transisi cut. Dari namanya, Cut-In, yaitu memotong dan masuk, transisi cut-in menampilkan dua shot berbeda namun masih berkesinambungan dalam satu rangkaian, dimana shot kedua dengan ukuran gambar yang lebih kecil merupakan detail dari shot sebelumnya.


Source: film Emma(2020)

Sebagai contoh transisi cut-in, pada gambar shot 1 di atas menunjukkan salah satu adegan dari film Emma(2020), dimana terdapat banyak orang sedang mengobrol sambil duduk-duduk. Kemudian cut berpindah ke shot 2 dan “masuk” untuk menunjukkan detail dari salah satu tokoh yang sedang berbicara.

Tidak hanya bertujuan untuk menunjukkan detail kepada penonton, transisi cut-in juga dapat memberikan kesan dramatik dan emosional dengan menimbulkan ketegangan pada penonton karena ukuran gambar yang mengecil.


Source: Tugas matakuliah pemeranan

DAFTAR PUSTAKA

2021. Cut (transition). https://en.wikipedia.org/wiki/Cut_(transition). Diakses pada 26 September 2021 pukul 22.10
Studio Antelope. 2109. Aneka Ragam Jenis Transisi Yang Perlu Kamu Pahami. https://studioantelope.com/jenis-jenis-cut-dalam-editing-film/. Diakses pada 26 September 2021 pukul 22.17
Studio Antelope. 2021. Jenis-Jenis Cut Dalam Editing Film.
https://studioantelope.com/ragam-jenis-transisi/. Diakses pada 26 September 2021 pukul 22.30
M, Tim. 8 Februari 2021. Film Lecture 5.4 - Cut In, Cutaway, and Jump Cut. https://www.youtube.com/watch?v=Lznsxm8KdD0&t=176s&ab_channel=TimM.
Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !